Mencengangkan Jumlah Pajak Karyawan 93 Triliun


Dikutip dari detik.com 8/12/2014

………”Sementara untuk wajib pajak orang pribadi, Bambang mengatakan ada angka mengejutkan. Untuk karyawan, pembayaran pajaknya Rp 93 triliun. “Namun untuk non karyawan, dari target Rp 1.100 triliun hanya menyumbang Rp 4 triliun. Berarti harus ada ekstensifikasi untuk wajib pajak orang pribadi ini,” papar Bambang (Menkeu).”

Itulah sistem pajak. Bukan hanya di Indonesia hampir seluruh dunia, sang bos atau majikan selalu membayar jumlah pajak yang jauh lebih kecil. Hal yang paling utama adalah karena hampir semua undang-undang perpajakan bisa dikatakan “melindungi” majikan dari pembayaran pajak yang besar.

Dalam sistem perpajakan di Indonesia sebenarnya memungkinkan sang Bos untuk tidak membayar pajak sama sekali kecuali dalam jumlah yang sangat kecil. hanya sekedar formalitas pembayaran saja. biar ngga nihil SPT nya. ko bisa begitu? bisa dong. Tanya aja sama DJP.

Apakah DJP tahu permasalahan ini? yah sekali lagi tanya ke DJP apakah tahu maslah ini.

Dalam dunia nyata sang bos selalu berlindung dibalik tembok perusahaan untuk masalah perpajakan.

Lalu apakah berarti dengan pajak yang dibayar bos kecil, penghasilan bos lebih kecil dibanding karyawannya. Oh ho  ho semua pasti bisa menjawabnya dengan gaya hidup sang bos yang serbah ……. itu.

Hanya karena satu hal saja …………….. he  he he

Tentang zaidanzidna

learn together
Pos ini dipublikasikan di Tentang Pajak. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s