Menimbun Persediaan


Perkara menimbun seringkali dilakukan oleh para spekulan ketika harga barang tertentu diumumkan akan mengalami perubahan harga (naik secara signifikan). Misal penimbunan BBM, penimbunan daging, penimbunan kedelai. Yang diharapkan akan mendapatkan keuntungan yang tidak sedikit jika harga benar2 berubah.

Pada penyusunan laporan keuangan juga bisa terjadi demikian, bermacam-macam motif dan tujuannya. Beberapa orang yang datang ke saya dengan membawa segepok laporan keuangan mereka beralasan supaya bisa menjaga cashflow, supaya bisa menghemat pajak. apakah alasan ini benar dan dibenarkan?

Saya selalu menyarankan untuk meninggalkan metode seperti itu. Karena menimbun persediaan di laporan keuangan sangat berbahaya. dan tentu saja melanggar. Persediaan yang ditimbun cuma dilaporan keuangan artinya barangnya sudah tidak ada.

Penimbunan seperti itu berakibat pada:

  • Pelaporan aktivitas perusahaan tidak dilaporkan secara wajar terutama yang terkait dengan omzet.
  • Pajak Pertambahan Nilai ada kemungkinan terlalu rendah dilaporkan.

Hal-hal tersebut akan menyulitkan diri Wajib Pajak jika dilakukan pemeriksaan.

thanks.

Tentang zaidanzidna

learn together
Pos ini dipublikasikan di Tentang Pajak. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s