Bagaimana membuat laporan keuangan pajak yang baik dan benar


Membuat laporan keuangan untuk kepentingan pajak pada hakekatnya sama dg membuat laporan keuangan komersial pada umumnya hanya perlu penyesuaian dengan peraturan perpajakan. Secara sederhana dapat dirumuskan bahwa :

LAP KEU FISKAL = LAPKEU KOMERSIAL +/- KOREKSI FISKAL

Laporan Keuangan fiskal yang kita buat memudahkan kita memasukkan unsur-unsur laporan keuangan komersial ke dalam SPT. Artinya jika kita telah membuat laporan keuangan fiskal maka kita dengan mudah (relative) mengisi SPT, karena tinggal memindahkan angka2 tersebut kedalam kolom yang tersedia dalam formulir SPT.

Bagaimana kalau kita belum sempat membuat laporan keuangan fiskal sementara kita sudah kepepet untuk mengisi SPT. Berdasarkan pengalaman sih boleh boleh saja melampirkan lapkeu komersial sebagai lampiran SPT, dimana pada kolom koreksi fiskal diisi nihil. Sebagai konsekuensi kita harus siap sedia jika ada klarifikasi dari kantor pajak bahwa lapkeu kita perlu di revisi (kalau SPT kita diteliti oleh pegawai pajak tentunya). Biasanya akan mengikuti tambahan jumlah pajak yang kita bayar dan tentu dendanya.

Jadi dapat disimpulkan secara sederhana : membuat laporan keuangan fiskal yang benar adalah laporan keuangan yang telah memperhitungkan koreksi fiskal sesuai peraturan UU Pajak.

(dalam pembahasan berikutnya akan dicoba secara detail masalah ini)

Tentang zaidanzidna

learn together
Pos ini dipublikasikan di Laporan Keuangan Fiskal dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s