faktur pajak cacat


Berdasarkan UU PPN tahun 2000, Pasal 13 ayat (5), bahwa dalam Faktur Pajak harus dicantumkan keterangan tentang
  penyerahan Barang Kena Pajak atau penyerahan Jasa Kena Pajak yang paling sedikit
  memuat :
  1) Nama, alamat, Nomor Pokok Wajib Pajak yang menyerahkan Barang Kena Pajak atau
   Jasa Kena Pajak;
  2) Nama, alamat, Nomor Pokok Wajib Pajak pembeli Barang Kena pajak atau Penerima
   Jasa Kena Pajak;
  3) Jenis barang dan Jasa, jumlah Harga Jual atau Penggantian, dan potongan harga;
  4) Pajak Pertambahan Nilai yang dipungut;
  5) Pajak Penjualan Atas Barang mewah yang dipungut;
  6) Kode, nomor seri dan tanggal pembuatan Faktur Pajak; dan
  7) Nama, Jabatan dan tanda tangan yang berhak menandatangani Faktur Pajak.

jika tidak memuat salah satu item di atas maka faktur pajak tersebut dianggap cacat.

Tentang zaidanzidna

learn together
Pos ini dipublikasikan di PPN. Tandai permalink.

Satu Balasan ke faktur pajak cacat

  1. ari bayat berkata:

    bagaimana kalau faktur pajak cacat ini adalah faktur pajak keluaran yang secara material nominal di faktur pajak itu sudah sisetorkan ke kas negara , bagaimana perlakuan

    salam

    ari bayat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s