Penyusutan – Kelompok Harta


Lampiran I
Keputusan Menteri Keuangan
Nomor : 138/KMK.03/2002
Tanggal : 8 April 2002

  Jenis-jenis Harta Berwujud Yang
Termasuk dalam Kelompok I
 

Nomor
Urut
Jenis Usaha Jenis Harta
1 Semua jenis usaha
a. Mebel dan peralatan dari kayu atau rotan termasuk meja, bangku, kursi, almari dan sejenisnya yang bukan bagian dari bangunan.
b. Mesin kantor seperti mesin tik, mesin hitung, duplikator, mesin fotokopi, mesin akunting/pembukuan, komputer, printer, scanner dan sejenisnya.
c. Perlengkapan lainnya seperti amplifier, tape/cassette, video recorder, televisi dan sejenisnya.
d. Sepeda motor, sepeda dan becak.
e. Alat perlengkapan khusus (tools) bagi industri/jasa yang bersangkutan.
f. Alat dapur untuk memasak, makanan dan minuman.
g. Dies, jigs, dan mould.

2 Pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan Alat yang digerakkan bukan dengan mesin
3 Industri makanan dan minuman Mesin ringan yang dapat dipindah-pindahkan seperti, huller, pemecah kulit, penyosoh, pengering, pallet, dan sejenisnya.
4 Perhubungan pergudangan dan komunikasi Mobil taksi, bus dan truk yang digunakan sebagai angkutan umum.
5 Industri semi konduktor Falsh memory tester, writer machine, biporar test system, elimination (PE8-1), pose checker.

   

Salinan sesuai dengan aslinya
Kepala Biro Umum
u.b.
Kepala Bagian Tata Usaha Departemen
 ttd. Koemoro Warsito, S.H
NIP 060041898
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, ttd,-  BOEDIONO


  

Lampiran II
Keputusan Menteri Keuangan
Nomor : 138/KMK.03/2002
Tanggal : 8 April 2002

 Jenis-jenis Harta Berwujud Yang
Termasuk dalam Kelompok II
 

Nomor
Urut
Jenis Usaha Jenis Harta
1 Semua jenis usaha
a. Mabel dan peralatan dari logam temasuk meja, bangku, kursi, almari dan sejenisnya yang bukan merupakan bagian dari bangunan. Alat pengatur udara seperti AC, kipas angin dan sejenisnya.
b. Mobil, bus, truk speed boat dan sejenisnya.
c. Container dan sejenisnya.

2 Pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan
a. Mesin pertanian / perkebunan seperti traktor dan mesin bajak, penggaruk, penanaman, penebar benih dan sejenisnya.
b. Mesin yang mengolah atau menghasilkan atau memproduksi bahan atau barang pertanian, kehutanan, perkebunan, dan perikanan.

3 Industri makanan dan minuman
a. Mesin yang mengolah produk asal binatang, unggas dan perikanan, misalnya pabrik susu, pengalengan ikan .
b. Mesin yang mengolah produk nabati, misalnya mesin minyak kelapa, magarine, penggilingan kopi, kembang gula, mesin pengolah biji-bijian seperti penggilingan beras, gandum, tapioka.
c. Mesin yang menghasilkan / memproduksi minuman dan bahan-bahan minuman segala jenis.
d. Mesin yang menghasilkan / memproduksi bahan-bahan makanan dan makanan segala jenis.

4 Industri mesin Mesin yang menghasilkan / memproduksi mesin ringan (misalnya mesin jahit, pompa air).
5 Perkayuan Mesin dan peralatan penebangan kayu.
6 Konstruksi Peralatan yang dipergunakan seperti truk berat, dump truck, crane buldozer dan sejenisnya.
7 Perhubungan, pergudangan dan komunikasi
a. Truck kerja untuk pengangkutan dan bongkar muat, truck peron, truck ngangkang, dan sejenisnya;
b. Kapal penumpang, kapal barang, kapal khusus dibuat untuk pengangkutan barang tertentu (misalnya gandum, batu – batuan, biji tambang dan sebagainya) termasuk kapal pendingin, kapal tangki, kapal penangkap ikan dan sejenisnya, yang mempunyai berat sampai dengan 100 DWT;
c. Kapal yang dibuat khusus untuk menghela atau mendorong kapal-kapal suar, kapal pemadam kebakaran, kapal keruk, keran terapung dan sejenisnya yang mempunyai berat sampai dengan 100 DWT;
d. Perahu layar pakai atau tanpa motor yang mempunyai berat sampai dengan 250 DWT;
e. Kapal balon.

8 Telekomunikasi
a. Perangkat pesawat telepon;
b. Pesawat telegraf termasuk pesawat pengiriman dan penerimaan radio telegraf dan radio telepon.

9 Industri semi konduktor Auto frame loader, automatic logic handler, baking oven, ball shear tester, bipolar test handler (automatic), cleaning machine, coating machine, curing oven, cutting press, dambar cut machine, dicer, die bonder, die shear test, dynamic burn-in system oven, dynamic test handler, eliminator (PGE-01), full automatic handler, full automatic mark, hand maker, individual mark, inserter remover machine, laser marker (FUM A-01), logic test system, marker (mark), memory test system, molding, mounter, MPS automatic, MPS manual, O/S tester manual, pass oven, pose checker, re-form machine, SMD stocker, taping machine, tiebar cut press, trimming/forming machine, wire bonder, wire pull tester. 

   

Salinan sesuai dengan aslinya
Kepala Biro Umum
u.b.
Kepala Bagian Tata Usaha Departemen
 ttd. Koemoro Warsito, S.H
NIP 060041898
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, ttd,-  BOEDIONO


  

Lampiran III
Keputusan Menteri Keuangan
Nomor : 138/KMK.03/2002
Tanggal : 8 April 2002

 Jenis-jenis Harta Berwujud Yang
Termasuk dalam Kelompok III
 

Nomor
Urut
Jenis Usaha Jenis Harta
1 Pertambangan selain minyak dan gas Mesin-mesin yang dipakai dalam bidang pertambangan, termasuk mesin – mesin yang mengolah produk pelikan.
2 Permintalan, pertenunan dan pencelupan
a. Mesin yang mengolah / menghasilkan produk-produk tekstil (misalnya kain katun, sutra, serat-serat buatan, wol dan bulu hewan lainnya, lena rami, permadani, kain-kain bulu, tule).
b. Mesin untuk yang preparation, bleaching, dyeing, printing, finishing, texturing, packaging dan sejenisnya. 

3 Perkayuan
a. Mesin yang mengolah / menghasilkan produk – produk kayu, barang-barang dari jerami, rumput dan bahan anyaman lainnya.
b. Mesin dan peralatan penggergajian kayu.

4 Industri kimia
a. Mesin peralatan yang mengolah / menghasilkan produk industri kimia dan industri yang ada hubungannya dengan industri kimia (misalnya bahan kimia anorganis, persenyawaan organis dan anorganis dan logam mulia, elemen radio aktif, isotop, bahan kimia organis, produk farmasi, pupuk, obat celup, obat pewarna, cat, pernis, minyak eteris dan resinoida-resinonida wangi-wangian, obat kecantikan dan obat rias, sabun, detergent dan bahan organis pembersih lainnya, zat albumina, perekat, bahan peledak, produk pirotehnik, korek api, alloy piroforis, barang fotografi dan sinematografi.
b. Mesin yang mengolah / menghasilkan produk industri lainnya (misalnya damar tiruan, bahan plastik, ester dan eter dari selulosa, karet sintetis, karet tiruan, kulit samak, jangat dan kulit mentah).

5 Industri mesin Mesin yang menghasilkan/memproduksi mesin menengah dan berat (misalnya mesin mobil, mesin kapal).
6 Perhubungan, dan komunikasi
a. Kapal penumpang, kapal barang, kapal khusus dibuat untuk pengangkutan barang-barang tertentu (misalnya gandum, batu-batuan, biji tambang dan sejenisnya) termasuk kapal pendingin dan kapal tangki, kapal penangkapan ikan dan sejenisnya, yang mempunyai berat di atas 100 DWT sampai dengan 1.000 DWT.
b. Kapal dibuat khusus untuk mengela atau mendorong kapal, kapal suar, kapal pemadam kebakaran, kapal keruk, keran terapung dan sejenisnya, yang mempunyai berat di atas 100 DWT sampai dengan 1.000 DWT.
c. Dok terapung.
d. Perahu layar pakai atau tanpa motor yang mempunyai berat di atas 250 DWT.
e. Pesawat terbang dan helikopter-helikopter segala jenis.

7 Telekomunikasi Perangkat radio navigasi, radar dan kendali jarak jauh.

    

Salinan sesuai dengan aslinya
Kepala Biro Umum
u.b.
Kepala Bagian Tata Usaha Departemen
 ttd. Koemoro Warsito, S.H
NIP 060041898
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, ttd,-  BOEDIONO


  

Lampiran IV
Keputusan Menteri Keuangan
Nomor : 138/KMK.03/2002
Tanggal : 8 April 2002

 Jenis-jenis Harta Berwujud Yang
Termasuk dalam Kelompok IV
 

Nomor
Urut
Jenis Usaha Jenis Harta
1 Konstruksi Mesin berat untuk konstruksi
2 Perhubungan dan komunikasi
a. Lokomotif uap dan tender atas rel.
b. Lokomotif listrik atas rel, dijalankan dengan batere atau dengan tenaga listrik dari sumber luar.
c. Lokomotif atas rel lainnya.
d. Kereta, gerbong penumpang dan barang, termasuk kontainer khusus dibuat dan diperlengkapi untuk ditarik dengan satu alat atau beberapa alat pengangkutan.
e. Kapal penumpang, kapal barang, kapal khusus dibuat untuk pengangkutan barang-barang tertentu (misalnya gandum, batu-batuan, biji tambang dan sejenisnya) termasuk kapal pendingin dan kapal tangki, kapal penangkap ikan dan sejenisnya, yang mempunyai berat di atas 1.000 DWT.
f. Kapal dibuat khusus untuk menghela atau mendorong kapal, kapal suar, kapal pemadam kebakaran, kapal keruk, keran-keran terapung dan sebagainya, yang mempunyai berat di atas 1.000 DWT.
g. Dok-dok terapung. 

    

Salinan sesuai dengan aslinya
Kepala Biro Umum
u.b.
Kepala Bagian Tata Usaha Departemen
 ttd. Koemoro Warsito, S.H
NIP 060041898
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, ttd,-  BOEDIONO

 

About these ads

Tentang zaidanzidna

learn together
Tulisan ini dipublikasikan di penyusutan. Tandai permalink.

46 Balasan ke Penyusutan – Kelompok Harta

  1. robertus berkata:

    Mohon bantuannya …
    Klo thn penyusutannya itu ada aturan di pajak tidak ?
    Mobil, komputer, Mebel, bangunan … itu disusutkan berapa thn ?
    Thks

  2. zaidanzidna berkata:

    dengan memperhatikan lampiran di atas, maka:
    mobil masuk golongan II (mempunyai masa manfaat 4 s.d. 8 tahun

    komputer, mebel masuk gol I (masa manfaat s.d 4 tahun)

    bangunan (permanen) masuk gol bangunan (masa manfaat 20 tahun)

  3. treest berkata:

    untuk harta Tak berwujud, Goodwill dan license masuk dalam kelompok berapa?tr kasih

  4. zaidanzidna berkata:

    untuk harta tak berwujud seperti Goodwil dan License di sesuaikan dengan masa manfaat. Jika masa manfaat (kebijakan perusahaan) lebih dari satu tahun maka dilakukan amortisasi. namun jika pengeluaran tersebut mempunyai masa manfaat kurang dari setahun di bebankan sekaligus pada tahun yang bersangkutan.

    Berdasarkan Pasal 11A ayat (1) Undang-undang Pajak Penghasilan, amortisasi atas pengeluaran untuk memperoleh harta tak berwujud dan pengeluaran lainnya termasuk biaya perpanjangan hak guna bangunan, hak guna usaha, dan hak pakai yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun yang dipergunakan untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan, dilakukan dalam bagian-bagian yang sama besar atau dalam bagian-bagian yang menurun selama masa manfaat, yang dihitung dengan cara menerapkan tarif amortisasi atas pengeluaran tersebut atau atas nilai sisa buku dan pada akhir masa manfaat diamortisasi sekaligus dengan syarat dilakukan secara taat asas.

    Untuk menghitung amortisasi, masa manfaat dan tarif amortisasi ditetapkan sebagai berikut :

    ————————————————————————————-
    Kelompok Harta Masa Tarif Amortisasi berdasarkan
    Tak Berwujud Manfaat ————————————– Garis Lurus SaldoMenurun
    ————————————————————————————–

    Kelompok 1 4 tahun 25% 50%
    Kelompok 2 8 tahun 12,5% 25%
    Kelompok 3 16 tahun 6,25% 12,5%Kelompok 4 20 tahun 5% 10%
    ————————————————————————————

    sekedar catatan beberapa perusahaan menerapkan goodwill mempunyai masa manfaat 20 tahun (diambil paling lama)

  5. Amakusha berkata:

    Mengapa penyusutan aktiva berupa bangunan tidak dapat digunakan metode saldo menurun?

  6. Erlin berkata:

    Saya mau tanya….revaluasi aktiva tetap itu kena pajak apa ya?dan berapa besarnya tarif pajak yang harus dibayarkan? thx……

  7. Jenny berkata:

    Kalo bangku di dalam bangunan, masuk kelompok bangunan atau non bangunan ?

  8. asma berkata:

    Mohon bantuan …

    Dalam KMK 138/kmk.04/2002 Lamp I No. Utur 3 disebutkan bahwa Untuk INDUSTRI Makanan dan Minuman, Pallet termasuk aktiva kel I.
    Sementara pada lamp I No. Urut I disebutkan bahwa Semua peralatan yang terbuat dari kayu dan rotan,termasuk meja, bangku, kursi, almari dan SETERUSNYA yg bukan bagian dari bangunan termasuk ektiva kel I.

    yang menjadi pertanyaan saya :

    1. Kalau pallet termasuk kel I untuk jenis usaha INDUSTRI makanan dan minuman , sudah jelas untuk perusahaan DISTRIBOTOR makanan dan minuman pallet tidak termasuk dalam kel Aktiva.

    2. akan tetapi kalau menurut lamp I no urut I yg sy sebutkan diatas, Pallet termasuk peralatan yang terbuat dari kayu, sehingga artinya kalau terbuat dari kayu termasuk kel akt kel I juga.

    saya jadi bingung nich mau ikut No. urut I atau No. Urut 3

    , mohon sharing nya

  9. doso berkata:

    mohon bantuannya ya
    Dalam UU no 17 disebutkan Kelompok harta tak berwujud dalam 4 kelompok ?
    1. Apa Yang dimaksud dengan kelompok pada harta tak berwujud…? (kelompok pada harta berwujud jelas mis ; Kelompok 1 Mebel dan peralatan dari kayu dsb)
    2. Apa boleh HGB dengan masa manfaat 20 th kita amortisasi dengan menggunakan kelompok 3 (16 tahun)
    mohon bantuannya ya…?

  10. sity ms berkata:

    pak tolong ksih tau. about TABEL JENIS2 HARTA BERWUJUD KELOMPOK 1,2,3DAN 4

  11. diz berkata:

    mohon bantuan, evavorator AC termasuk kelompok berapa ya? mesin AC saya masukkan ke kelompok 2, apakah evavorator AC juga saya masukkan ke kelompok 2?

    terima kasih

  12. Indah berkata:

    Terima kasih untuk sudah memberikan informasi secara detail untuk pengelompokan harta berwujud.

    Saya juga mohon bantuannya untuk penyusutan sewa bangunan. Untuk membuka toko, saya menyewa toko/bangunan dengan periode 5 tahun (2009-2014) sebesar 375 juta. Kemudian saya melakukan transaksi kedua untuk memperpanjang sewa toko dengan periode 2014-2019 dengan harga yg berbeda yaitu 250 juta.

    Mohon saran anda bagaimana untuk perhitungan penyusutan ini. Apakah jumlah biaya sewa periode pertama dan kedua bisa digabungkan menjadi 10 thn atau perhitungannya harus secara terpisah? Apakah ini masuk bagian harta berwujud berupa bangunan tidak permanen dengan perhitungan masa 10 thn-10%?

    Atau harus dimasukan ke amortisasi (harta tetap tak berwujud) dan dihitung gol ke 2 pada tiap transaksi?

    Terima kasih banyak untuk bantuannya.

  13. zaidanzidna berkata:

    Indah,

    Penyusutan dilakukan untuk harta yang kita miliki, yang dibuktikan dengan dokumen kepemilikan aktiva tersebut.

    Sedangkan biaya yang kita keluarkan untuk sewa untuk jangka waktu lebih dari satu tahun dibebankan secara bertahap dengan istilah amortisasi (karena yang kita miliki hanya hak pemakaian).

    Berdasarkan UU PPh

    Pasal 11A

    (1) Amortisasi atas pengeluaran untuk memperoleh harta tak berwujud dan pengeluaran lainnya
    termasuk biaya perpanjangan hak guna bangunan, hak guna usaha, hak pakai, dan muhibah
    (goodwill) yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun yang dipergunakan untuk
    mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan dilakukan dalam bagian-bagian yang
    sama besar atau dalam bagian-bagian yang menurun selama masa manfaat, yang dihitung
    dengan cara menerapkan tarif amortisasi atas pengeluaran tersebut atau atas nilai sisa buku
    dan pada akhir masa manfaat diamortisasi sekaligus dengan syarat dilakukan secara taat asas.
    (1a) Amortisasi dimulai pada bulan dilakukannya pengeluaran, kecuali untuk bidang usaha tertentu
    yang diatur lebih lanjut dengan Peraturan Menteri Keuangan.
    (2) Untuk menghitung amortisasi, masa manfaat dan tarif amortisasi ditetapkan sebagai berikut:
    —————————————————————————————
    l l l Tarif Amortisasi berdasarkan l
    l Kelompok Harta l Masa Manfaat l metode l
    l Tak Berwujud l l———————————–
    l l l GarisLurus l Saldo Menurun l
    —————————————————————————————
    l Kelompok 1 l 4 tahun l 25% l 50% l
    l Kelompok 2 l 8 tahun l 12,5% l 25% l
    l Kelompok 3 l 16 tahun l 6,25% l 12,5% l
    l Kelompok 4 l 20 tahun l 5% l 10% l
    —————————————————————————————

    pada kasus yang dihadapi Indah (asumsi sewa awal tahun, misal metode penyusutan garis lurus, perpanjangan kontrak awal 2010).

    1). Pada tahun 2009, dilakukan amortisasi sesuai kelompok I dengan masa manfaat 4 tahun bisa dilakukan pakai garis lurus atau saldo menurun. jadi biaya amortisasi tahun 2009 adalah 375juta/4tahun = 93.75 jt.

    2). Tahun 2010 s.d. tahun 2019 dilakukan amortisasi sesuai kelompok II dengan masa manfaat 8 tahun (masa manfaat secara akuntansi 9 tahun (10-1)), di ambil ke kelompok mana yang lebih dekat. maka biaya amortisasi per tahunnya adalah (375 juta – 93.75 juta + 250 juta ) dibagi 8 tahun = 66,40 juta.

    Banyak perusahaan memilih metode saldo menurun untuk menunjang cash flow perusahaan. metode ini menjadikan Penghasilan Kena Pajak jadi lebih kecil, sehingga pajak yang kita bayarkan lebih kecil. namun semua itu harus di lakukan secara taat azas.

    Pada kasus di atas ada beberapa informasi yang belum saya ketahui, kapan sewa mulai? kapan perpanjangan kontrak dilakukan, metode apa yang sudah dipakai perusahaan dalam melakukan penyusutan atau amortisasi.

    terima kasih semoga bermanfaat.

  14. Indah berkata:

    Terima kasih banyak untuk responnya yang cepat.
    Metode yang sudah dipakai perusahaan untuk melakukan penyusutan dan amortisasi adalah Garis Lurus.

    Untuk kontrak pertama dimulai pada tgl 31/07/2009 – 31/07/2014. Untuk kontrak perpanjangan: 31/07/2014 – 01/09/2019. Sedangkan usaha saya baru dimulai padal bulan September 2009.

    Apakah perhitungan pada tahun 2009 bisa dimulai dari Sep-Dec?

    Terima kasih

  15. zaidanzidna berkata:

    Jika perusahaan sudah terdaftar sebelum Juli 2009, maka amortisasi bisa dimulai pada bulan Juli. Jadi biaya amortisasi tahun 2009 adalah 93.75 dibagi dua. tahun sesudahnya mengikuti perhitungan seperti pola di atas.

    kalau perusahaan baru terdaftar di bulan September 2009 juga, maka bisa dimulai Sep – Dec 2009.

    Yang jelas nanti pada akhir periode amortisasi dibebankan sekaligus sisa nilai bukunya.

    terima kasih.

  16. menur berkata:

    Pak, u/ kipas angin, kulkas, AC itu masuk gol brp yaa dan brp tahun penyusutannya??

    mesin PABX Telephone, Telephone kantor itu termasuk ke golongan berapa dan brp th penyusutannya??

    mohon bantuannya
    terimakasih

  17. Sherly berkata:

    Klo Genset yg besar, harga 65 jt itu msk kelompok harta yg mana ?

    Makasih.

  18. Naina berkata:

    pak saya mau tanya, kalo perusahaan A beli mobil bekas dari perusahaan B. dan sisa buku mobil tersebut di perusahaan B adalah nol. terus perusahaan B menentukan masa manfaat mobil bekas tersebut 2.5 tahun, bagaimana peraturannya? boleh apa melenceng dari peraturan?
    karena perusahaan A dan B adalah Mitra Kerja

    terima kasih,,,,

  19. Naina berkata:

    pak saya mau tanya, misalkan dalam aktiva jenis komputer, ternyata perusahaan memakai masa manfaat berbeda-beda, itu dikarenakan komputer baru dan bekas di bedakan masa manfaatnya.
    boleh apa tidak seperti itu ?

  20. indah mifta berkata:

    mw nanya nih,,klo hak guna bangunan gmn tarif penyusutannya ?

  21. Fanny berkata:

    Pak, minta tolong bantuannya, jika kita sewa gedung dan dilakukan renovasi dengan biaya yg cukup besar… Apakah boleh nilai sewa gedung+by renovasi nya saya amortisasikan (jadi saya jumlahkan keseluruhan biaya yg dikeluarkan) ??

    thx

  22. twitjune berkata:

    pak, mohon sarannya. saya meneruskan mengerjakan penyusutan aktiva tetap di perusahaan saya. yang saya bingungkan, mesin th beli 2006 & 2007 dimasukkan kelas 2 penyusutan 25% (metode garis lurus), tapi ada juga yang beli th 2007 dimasukkan kelas 1 penyusutan 50%. sebenarnya mesin di pabrik masuk kelas berapa pak? kendaraan juga masuk kelas berapa? karena sebelumnya ada kendaraan yang tahun belinya 1993, masuk kelas 1, penyusutan 50%, sampai 2010 masih masuk. yang mengerjakan sebelumnya juga tidak begitu paham, makanya saya sekarang disuruh mengerjakan. terima kasih

  23. riya_yoe04@yahoo.com berkata:

    Pak, Mohon sarannya.
    Bagaimana menetapkan umur ekonomis suatu aktiva jika kita membeli barang second. Apakah umur ekonomisnya sama dengan barang baru ? Jika tidak , bagaiaman cara penilaian umur ekonomisnya. Contoh : saya membeli truck crane yang tahun mesinnya sekitar tahun 90 an, dan saya baru membeli bekas tahun 2010. Nah bagaimana saya menetapkan umur ekonomisnya apakah tetap saya akui 8 tahun ?

    Mohon sarannya
    Terima kasih.

  24. Trisno berkata:

    apakah peraturan ini masih berlaku hingga masa pajak 2010? ataukah ada perubahan peraturan terbaru?trims for the respon

  25. titin berkata:

    sore rekan..mau nanya ni..
    Jika perusahaan melakukan renovasi interior kantor dgn skala cukup besar,
    bagaimana perhitungan penyusutannya??
    apakah termasuk golongan kelompok bangunan dg msa manfaat 20 tahun, atau bagaimna??
    trims.

  26. soli berkata:

    mohon petunjuk jika ada pembelian aktiva tetap di akhir bulan maret 2011 untuk menghitung penyusutannya dimulai kapan? di bulan Maret atau April 2011

    Terima kasih atas saran-sarannya

    Soli

    • zaidanzidna berkata:

      untuk perusahaan pada umumnya, maka penyusutan dimulai pada bulan maret.

      untuk perusahaan tertentu (misal perkebunan kelapa sawit) dapat melakukan penyusutan pada saat bulan mulai berproduksi.

  27. Djawa berkata:

    Pak mohon bantuannya, saya bingung tentang tabel diatas..

    Dmn letak perbedaan antara kelompok-kelompok tersebut.
    Contohnya Kelompok 1 dan 2 untuk nomor urut 1. Untuk meja, kursi dan lainnya, apa perbedaannya? Barang2 tersebut ada di dua kelompok itu..

    Terima kasih tanggapannya.

  28. Indra berkata:

    salam kenal.. mohon bantuannya..untuk mesin2 yang digunakan untuk gas alam misalnya Storage Tank,masa penyusutannya brp lama? terima kasih

  29. diana berkata:

    Kalau salah memasukan nilai inventaris tapi sudah di lapor pajak, itu bagaimana pak pembetulannya,,, terima kasih

  30. Machiko berkata:

    Pak, bagaimana dengan usaha perdagangan, yang mempunyai gudang, dan memiliki hand forklift untuk memindah2kan barang. hand forklift tersebut masuk kelompok aktiva brp ya Pak?

  31. nani berkata:

    Pak mau nanya kalo untuk kapal isap produksi untuk penambangan di tengah laut itu masuk ke kelompok apa ya? satuan 1000 DWT berapa ton ya? buingung :(

  32. Indriyati berkata:

    pak mau tanya, apabila membeli mobil second 2004 dibeli tahun 2011. penyusutan di hitung dr 2011 ttp 8th atau hanya sisa manfaatnya 2th ?

  33. Ulfa Yuni Rakhmawati berkata:

    bisa minta tolong info seperti diatas tetapi untuk bangunan tidak permanen

    terimakasih

  34. ismi berkata:

    Pak, wp pribadi yg mempunyai usaha dan menyelenggarakan pembukuan, membeli mobil baru tahun 2010. tetapi mobil ini dipakai utk keperluan bos. jadi utk 2011 ini, apakah diikutsertakan dalam penyusutan? tarif 50% atau 25%? apakah boleh tidak dilakukan penyusutan mengingat mobil ini tdk dipakai utk keperluan usahanya.
    Dan untuk kendaraan2 dan komputer2 yg nilai ekonomisnya sdh tinggal sedikit dan umur kegunaannya sdh habis, bagaimana cara membuangnya dari daftar aktiva?

    terima kasih yaa

  35. fani berkata:

    Salam semangat.
    Pak, saya mau tanya.
    Bagaimana untuk penyusutan atas renovasi bangunan sewa?
    Berapa tarifnya dan termasuk kelompok aktiva berapa kemudian dimana saya bisa menemukan peraturannya?
    Terima kasih.

    • Anonymous berkata:

      Renovasi atas bagunan dengan status hak milik dan sewa mempunyai perbedaan perlakuan penyusutan;
      Hak milik: dikapitalisasi dengan bangunan
      Sewa 1 – kel I. BangunanPermanen: Perlu adanya kesepakatan antara pemilik dengan penyewa sesuai dengan perjanjian sewa menyewa. dapat mengurangi by sewa.
      Sewa 2 – kel II. Bangunan tdk permanen: UU.36/2008 Ps.11, umur ekonomis metode GL = 10th.
      Pertanyaannya adalah, apabila masa sewa lebih pendek dari umur ekonomis? Maka, pada akhir masa sewa perlu dilakukan penyesuaian kembali atas nilai dan umur ekonomis. sementara by pembongkaran dan instalasi kembali langsung dijadikan sebagai beban.
      Perlu diperhatikan, setiap Renovasi Kantor mungkin tidak seluruhnya termasuk dalam kel II.bangunan, maka by renovasi harus dibreakdown sesuai item pekerjaan dan masing2 item dikelompoikan sesuai kelompoknya.
      Semoga membantu..
      Reval

  36. warli berkata:

    pak minta penjelasan tentang penyusutan inventaris, perusahaan yg sy pimpin tahun 1995 bangun gedung, tahun 2007 bangun gedung tambahan dibelakang, tahun 2010 renovasi parkir dan pagar depan karena sdh tidak layak, karena nilainya terlalu materil sy masukan ke inventaris, yg sy tanyakan sejak kapan sy hrs menyusutkan sesuai ketentuan

  37. raha berkata:

    bagaimanakah dengan penyusutan alat labortaorium kesehatan?mohon petunjuk lebih lanjut dan dasar hukumnya

  38. Anonymous berkata:

    Lift termasuk inventaris golongan / kelompok berapa? mohon penjelasannya

  39. Anonymous berkata:

    bisa ngasih contoh untuk kelompok harta tak berwujud, dari kelompok 1 sampai 4..??? makasih

  40. Anonymous berkata:

    saya mau tanya, umur ekonomis dari aktiva berupa genset, mebel (bangku non kayu), printer, kulkas, tv, telepon, pipa ac, alat pemadam kebakaran, peralatan berapa yah?
    untuk jenis aktiva berupa emergency light, stabilizer dan mesin detektor ada umur ekonomis ndak yah?
    –terima kasih–

  41. siska berkata:

    Saya mau tanya? untuk perusahaan jasa cuci steam dan bengkel mobil. untuk peralatan hidrolik, alat sporing dan bengkel lainnya termasuk kelompok berapa? Trims

  42. Inge berkata:

    Bila kita membeli barang Rak lemari itu dimasukan Kedalam perlengkapan Perusahan. Harganya Rp 1.270.000,- pada tanggal 15 januari 2012. tolong dibantu perhitungan akum. beban, beban pertahun. dan beban perbulan. Thanks

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s